5 Tips Budidaya Ikan Nila Buat Anak Muda

5 Tips Budidaya Ikan Nila Buat Anak Muda

Budidaya ikan nila sebenarnya menjadi salah satu alternatif bagi yang kurang berselera dengan ikan lele. Meskipun sebenarnya kadar protein ikan lele lebih besar dibandingkan ikan nila. Memilih budidaya ikan nila karena salah satu jenis ikan tawar yang pangsa pasarnya sudah ada sehingga lebih mudah dijual.

Beternak ikan nila sebenarnya bisa dilakukan dengan media sederhana seperti ember besar. Cocok untuk bisnis kecil yang dijalankan oleh anak muda. Apalagi saat ini banyak lembaga keuangan yang memberikan keringanan dana cepat untuk modal usaha.

Budidaya ikan nila bisa dilakukan secara tumpang sari dengan sayuran lain seperti kangkung atau selada air. Artinya ada dua keuntungan yang bisa didapatkan dengan beternak ikan nila di rumah. Nah, berikut ini ada beberapa resep sederhana dalam mengembangkan biakkan ikan nila bagi anak-anak mudah yang mau mulai terjun ke dunia usaha.

  1. Pahami ciri benih unggulan

Karena tujuannya untuk budidaya yang akan dipanen, maka salah satu kunci dalam pemilihan benih unggulan ikan nila yang disarankan adalah ikan nila berkelamin jantan. Alasannya sederhana sekali karena ikan nila berkelamin jantan pertumbuhannya 40 persen lebih cepat dibandingkan ikan nila berkelamin betina.

  1. Ketahui persiapan kolam

Ada beberapa pilihan kolam yang bisa dijadikan media diantaranya seperti kolam tanah, kolam terpal, kolam semen, dan juga kolam dalam ember besar. Agar lebih mudah pemeliharaannya serta modalnya kecil bisa dimulai dari ember besar terlebih dahulu.

Satu kolam ember bisa muat puluhan ikan nila. Layaknya sebuah kolam kecil, ikan nila mungkin tidak akan tumbuh maksimal jika kolamnya juga terlalu kecil. Jadi, pastikan memberikan ruang juga bagi ikan nila agar pertumbuhannya bisa sesuai dengan yang diharapkan.

  1. Pemeliharaan yang baik

Pemeliharaan yang baik di dalamnya termasuk dalam memilih pakan yang tepat, serta memelihara keasaman air sehingga ikan nila tidak akan terserang penyakit dan tetap sehat. Jika menggunakan ember, air bisa diganti seminggu sekali. Dengan begitu kesehatan ikan nila pun jadi lebih terjaga. Lain halnya jika media kolam lebih besar sehingga pemeliharaannya pun harus lebih inten dengan potensi hasil panen yang juga lebih besar.

  1. Menghitung ongkos produksi

Agar benar-benar bisa mendapatkan cuan atau keuntungan, perlu belajar bagaimana menghitung ongkos produksi yang benar mulai dari modal benih, kolam, hingga pemeliharaan. Dengan begitu kita bisa mendapatkan angka pasti berapa margin keuntungan yang bisa ditetapkan apakah sebesar 10 persen atau lebih dari itu.

  1. Panen dan pengelolaan laba

Masa panen ikan nila umumnya antara empat sampai dengan enam bulan. Jadi siklus panen ini yang harus dijaga sesuai dengan market atau kondisi kebutuhan pasar. Misalnya jika memasuki bulan puasa atau bulan-bulan liburan apakah permintaan ikan nila naik atau sebaliknya pun harus dipelajari, agar pada saat panen harganya tidak jatuh, kecuali jika ingin dijual sendiri secara online dengan memanfaatkan media sosial atau pemasaran secara digital.

Jika sudah memiliki pemasukan tetap dari budidaya ikan nila sederhana ini, jangan lupa untuk mengalokasikan laba setidaknya lima persen untuk mengembangkan usaha. Apakah menambah ember, kolam, dan lain sebagainya. Sehingga usaha budidaya ikan nila terus berkembang sesuai dengan apa yang diharapkan.

Namun, jika ingin melakukan akselerasi atau percepatan dalam mengembangkan bisnis, kamu bisa memanfaatkan utang produktif seperti mengajukan dana cepat dari fintech atau lembaga keuangan online seperti Kredivo.

Kredivo sudah terdaftar di OJK dengan nomor S-236 / NB.213 / 2018 atas nama PT FinAccel Digital Indonesia sebagai salah satu fintech yang memberikan dana cepat cair lewat aplikasi secara online.

Limit kredit yang diberikan oleh Kredivo hingga Rp30 juta per member dengan bunga 2.95% per bulan yang dapat dicicil dengan pilihan tenor 3 dan 6 bulan.

Ada dua produk pinjaman uang online yang ditawarkan oleh Kredivo yaitu pinjaman mini dengan maksimal limit Rp1 juta dan pinjaman jumbo dengan pengajuan mulai dari Rp1 juta. Sementara layanan kredit online tetap bisa dimanfaatkan ketika belanja di beberapa ecommerce atau merchant yang sudah bermitra dengan Kredivo.

Untuk mendaftar menjadi member Kredivo, kamu harus memenuhi persyaratan berikut:

  • Berstatus Warga Negara Indonesia (WNI).
  • Berusia antara 18 sampai 60 tahun.
  • Berdomisili di Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Palembang, Medan, Bali, Yogyakarta, Solo, Makassar, Malang, Sukabumi, Cirebon.
  • Berpenghasilan minimal Rp 3.000.000 per bulan.

Itulah beberapa tips budidaya ikan nila untuk para anak muda. Ceruk pasar ikan nilai masih cukup menjanjikan terutama di daerah yang memang jauh dari laut tapi tetap membutuhkan pasokan protein hewani dari ikan yang kaya dengan omega 3. Jangan ragu jika membutuhkan dana pengembangan usaha dari Kredivo. Unduh aplikasi resminya secara gratis lewat Google Play Store maupun App Store.