Dua Metode E-Procurement Indonesia untuk Pengadaan Lebih Cepat dan Transparan

Dua Metode E-Procurement Indonesia untuk Pengadaan Lebih Cepat dan Transparan

Pada zaman yang sudah dipermudah dengan teknologi digital seperti sekarang ini menjadikan proses internet buying lebih disukai karena cepat dan transparan. Hal tersebut berlaku baik untuk belanja perseorangan maupun belanja perusahaan yang biasa disebut dengan e-procurement. Perkembangan eprocurement Indonesia terus meningkat karena mampu meningkatkan efisiensi dan efektifitas dalam proses pembelian barang atau jasa.

Tahapan pengadaan barang melalui e-procurement yaitu pertama, pihak perusahaan menginput kebutuhan barang ke database, setelah itu e-procurement akan menjadi kurir online yang meneruskan dokumen permintaan barang ke supplier. Ketiga, sistem secara otomatis akan melakukan proses pemesanan dan mengirimkan invoice. Setiap transaksi nantinya akan secara otomatis ditambahkan ke laporan keuangan.

Apa Saja Metode Pembelian Barang Melalui E-Procurement?

Pengadaan barang dengan memanfaatkan sistem online sangat membantu meningkatkan produktifitas perusahaan. Selain menghemat tenaga dan waktu, proses e-procurement juga meminimalisir kesalahan dalam pembuatan laporan keuangan dan menghindari penyalahgunaan dalam proses budgeting. Perusahaan juga dapat memilihi metode pembelian online yang sesuai dengan kondisi saat itu. Berikut dua metode yang dapat dipilih:

  1. E-Purchasing

Pengadaan barang dapat dilakukan dengan cara e-purchasing yaitu dengan memilih jenis barang yang dibutuhkan oleh perusahaan dari e-katalog yang sudah disediakan. Metode pembelian semacam ini merupakan metode yang lebih modern dibanding e-tendering. E-katalog adalah katalog elektronik yang memuat daftar barang/jasa sesuai pengelompokannya masing-masing. Dengan begitu, memudahkan dalam proses pencarian.

Nantinya, pihak pembeli akan mendapatkan informasi produk yang lengkap meliputi merk, dimensi produk, berat, warna, ketersediaan stok, harga satuan sekaligus harga sesuai jumlah yang dibeli, dan toko penyedia. Dengan kata lain, e-purchasing memberikan kesempatan bagi pembeli untuk memilih sendiri barang yang dibutuhkan. Metode ini juga dinilai lebih transparan sehingga meminimalisir kecurangan.

  1. E-Tendering

Metode pengadaan barang berbasis digital selanjutnya adalah e-tendering yang menerapkan lelang. Proses e-tendering tersebut akan difasilitasi oleh platform online yang digunakan oleh perusahaan. Prosesnya adalah pertama perusahaan akan membuat permintaan pengadaan barang dengan kriteria tertentu. Setelah itu pihak penyedia e-procurement akan membuka penawaran terbuka bagi supplier yang tergabung dalam platform tersebut.

Ketiga, supplier akan berlomba-lomba memberikan penawaran terbaik sesuai dengan kriteria barang/jasa yang dibutuhkan pembeli. Terakhir, pembeli akan memiliki hak untuk menentukan supplier mana yang memberikan penawaran paling sesuai dengan kriteria dalam permintaan barang. Proses e-tendering ini menjadi sarana untuk melakukan negosiasi antara pembeli dan supplier hingga mendapatkan harga yang terbaik.

Solusi total untuk pengadaan barang secara elektronik dihadirkan oleh Mbizmarket. Platform online yang dikhususkan untuk B2B ini memiliki komitmen serius untuk membantu pengadaan barang baik untuk perusahaan berskala besar maupun UMKM. Vendor yang bergabung pun sudah menyentuh angka lebih dari 1000. Metode pembeliannya dapat berupa memilih langsung dan penawaran terbuka.

Saat akan melakukan pembelian langsung, situs Mbizmarket akan memberikan kemudahan dengan menampilkan barang sesuai jenisnya. Kategori yang tertera antara lain elektronik & komunikasi, otomotif & transportasi, groceries, agrikultur & produk segar, peralatan industri & mesin, olahraga % hiburan, kesehatan & kecantikan, pakaian & aksesoris, peralatan kantor, peralatan rumah, dan jasa.

Apakah sudah menentukan akan beralih ke e-procurement? Apabila masih ragu, maka perlu kembali mempertimbangkan keunggulan yang ditawarkan antara lain prosesnya menghemat waktu dan tenaga, hemat biaya operasional, persetujuan dilakukan secara online, pemesanan dilakukan secara otomatis, dan laporan keuangan akan diperbarui secara real time. Tidak ada salahnya mengambil keuntungan dari teknologi digital, bukan?