Gejala Anak Alergi Susu Formula Dari Susu Sapi

Gejala Anak Alergi Susu Formula Dari Susu Sapi

Anak alergi susu formula sudah menjadi hal yang umum terjadi di Indonesia. Hal ini karena susu formula biasanya menggunakan bahan dasar susu sapi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil. Hanya saja bayi memiliki sistem imun tubuh yang belum sempurna sehingga menganggap bahwa protein susu sapi yang masuk ke dalam tubuh merupakan zat yang berbahaya hingga akhirnya menimbulkan reaksi alergi.

Alergi protein susu sapi dan intoleransi laktosa merupakan kedua hal yang berbeda. intoleransi laktosa merupakan reaksi non-alergi karena kekurangan laktase yang bertugas mencerna laktosa. Susu biasanya mengandung laktosa yang merupakan jenis gula yang terkandung di dalamnya. Laktosa yang tidak dapat dicerna secara sempurna karena kurangnya laktase inilah yang mengakibatkan intoleransi laktosa.

Alergi protein susu sapi akan menimbulkan gejala seperti mual. Alergi protein susu sapi ini dapat berkurang dan menghilang seiring bertambahnya usia si kecil karena sistem imun yang sudah mulai sempurna. Namun selama masa pertumbuhannya, ada baiknya untuk menghindari konsumsi susu formula berbahan dasar susu sapi dan menggantinya dengan alternatif susu formula lain yang bebas protein susu sapi.

Gejala Alergi Susu Sapi

Apabila anak alergi susu formula dari susu sapi, gejala dapat langsung terlihat setelah mengonsumsi susu sapi atau susu formula yang mengandung protein susu sapi. Reaksi alergi dapat muncul secara cepat atau hingga beberapa jam bahkan sampai berhari-hari tergantung kondisi si kecil. Gejala yang muncul pada anak juga beragam namun biasanya memiliki gejala-gejala umum seperti :

  1. Gejala saluran pencernaan yang paling umum terjadi dengan persentasi 50-80% seperti mual dan muntah.
  2. Kemungkinan timbulnya gejala pada kulit antara 20-40% misalnya timbul bercak merah dan gatal-gatal.
  3. Beberapa anak juga mengalami gejala saluran pernapasan sebanyak 4-25% seperti sesak napas.

Gejala yang dapat muncul selang beberapa menit hingga jam setelah anak mengonsumsi susu sapi yaitu sakit perut, mual, muntah, sesak napas atau mengi, ruam, bengkak, gatal pada kulit, dan diare. Gejala ini merupakan gejala yang paling umum terjadi.

Namun ada juga gejala yang muncul secara lambat dengan hitungan hari setelah mengonsumsi susu sapi misalnya seperti penurunan berat badan, pertumbuhan terhambat, diare, menolak makan, ruam kulit seperti eksim, kolik perut, dan rewel atau mudah marah. Apabila anak anda menunjukkan gejala-gejala alergi susu sapi maka segera periksakan anak ke dokter spesialis anak.

Penanganan pertama bagi anak alergi susu formula dari susu sapi yaitu dengan menghindarinya serta tidak mengonsumsi produk lainnya yang juga mengandung protein susu sapi seperti keju, biskuit susu, yogurt, mentega, dan lainnya. Ibu tetap dapat memenuhi kebutuhan nutrisi si kecil dengan Nutrilon Royal Soya sesuai dengan usia si kecil.

Deskripsi : anak alergi susu formula dari protein susu sapi akan menimbulkan reaksi alergi dan membutuhkan alternatif pengganti susu formula susu sapi.