Jenis-Jenis Bahan yang Umum Digunakan Untuk Membuat Tas Wanita

Jenis-Jenis Bahan yang Umum Digunakan Untuk Membuat Tas Wanita

Bagi anda yang ingin memulai bisnis tas wanita baik itu membuka toko online maupun offline pastinya harus memahami bahan-bahan yang digunakan untuk membuat tas terlebih dahulu agar bisa mempromosikan tas dengan mudah. Banyak yang hanya menganggap bahwa berjualan tas hanya perlu mengenali dan memahami jenis dan model tas padahal mempelajari bahan yang digunakan juga penting.

Jenis Bahan Untuk Membuat Tas Wanita

Tas wanita dibuat dari berbagai jenis bahan yang bergantung pada jenis, model, dan fungsinya. Setiap bahan pastinya memiliki kualitas yang berbeda. Memahami bahan tas wanita bukan hanya penting bagi para penjual melainkan anda yang ingin membeli tas juga harus memahami jenis bahan yang digunakan agar bisa memilih mana yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan.

  1. Bahan Kulit

Bahan kulit terbagi menjadi dua jenis yaitu kulit asli dan kulit sintetis. Bahan kulit merupakan yang paling sering digunakan untuk membuat tas jenis apapun. Biasanya bahan baku kulit asli yang digunakan yaitu kulit sapi, domba, kerbau bahkan kulit buaya dan ular.

Tentu saja tas yang terbuat dari kulit asli relatif lebih mahal karena sulit didapatkan dan harus melewati proses khusus untuk menjadikannya sebagai bahan tas. Maka dari itu terdapat alternatif yang lebih murah yaitu kulit sintetis yang dibuat sedemikian rupa bahkan beberapa memiliki tampilan menyerupai kulit asli.

  1. Bahan Denim

Bahan Denim lebih dikenal untuk membuat pakaian baik itu baju, celana atau terusan. Namun agar tas terlihat lebih unik dan lebih banyak pilihan, bahan denim pun kemudian dijadikan sebagai jenis bahan tas wanita. Bahan denim memiliki karakteristik yang kuat sehingga lebih tahan lama. Desainnya juga lebih kasual sehingga cocok untuk penggunaan sehari-hari. Harga tas denim juga cukup terjangkau. Beberapa jenis tas yang biasanya menggunakan bahan denim yaitu backpack, sling bag, atau tas bahu.

  1. Bahan Polyester

Polyester memiliki karakteristik yang awet dan tahan lama, tahan air, tidak mudah kusut dan memiliki harga yang terjangkau. Sifatnya membuat tas dengan bahan polyester diminati. Umumnya polyester digunakan untuk membuat tas sekolah, backpack, tas tangan, hingga tas laptop.

  1. Bahan Karet

Mungkin anda jarang atau tidak mengetahui bahwa karet sebenarnya juga bisa digunakan untuk membuat tas. Tas berbahan karet juga sangat ringan, mudah dibersihkan dan tahan lama. Namun karena proses pembuatannya yang cukup sulit membuat tas berbahan karet memiliki harga jual yang relatif mahal.

  1. Bahan Satin

Bahan Satin merupakan campuran dari bahan polyester, sutra, dan wol sehingga memiliki tekstur yang halus dan lembut. Namun penggunaan satin tidak digunakan pada keseluruhan tas dan hanya pada bagian tertentu saja. Contohnya seperti untuk melapisi bagian dalam atau luar tas agar tas tidak mudah rusak.

  1. Bahan Kanvas

Bahan Kanvas umumnya terbuat dari campuran bahan katun dan polyester sehingga memiliki karakteristik yang kuat, tebal, dan awet. Tas berbahan kanvas juga ringan dan mudah dicuci jika terkena noda, harganya juga relatif murah sehingga jenis bahan ini sangat diminati. Jenis tas yang biasanya menggunakan kanvas seperti totebag, backpack, daypack, dan tas gunung.

  1. Bahan Kain

Bahan Kain juga menjadi bahan yang sering digunakan untuk memproduksi tas bahkan sering dijadikan sebagai bahan untuk membuat kerajinan tas karena tidak memerlukan mesin khusus untuk membuatnya. Harganya juga sangat terjangkau sehingga lebih sering digunakan untuk membuat tas wanita dengan desain simple untuk penggunaan sehari-hari. bahannya juga ringan dan nyaman digunakan.