Pengertian dan Tujuan Taksonomi Bloom Terbaru Hasil Revisi

Taksonomi Bloom Terbaru Hasil Revisi

Jika anda merupakan seorang tenaga pengajar, pasti anda tidak akan asing dengan taksonomi bloom. Hal ini merupakan pengetahuan wajib dari setiap tenaga pengajar atau tenaga pelatihan agar dapat memaksimalkan materi yang diberikan. Harapannya adalah meningkatkan skill dari orang yang dilatih.

Pengertian Dari Taksonomi Bloom

Hierarki dari taksonomi bloom adalah meningkatkan skill dari yang tingkatnya rendah berubah menjadi tingkat yang lebih tinggi. Secara garis besar pengertiannya adalah pengelompokan yang dilakukan untuk mencapai tujuan dengan menyamakan level.

Sebagai contoh jika dalam sebuah perusahaan ada salah seorang yang berada di level terendah dalam jajaran manajemen, maka akan diberikan konsep ini untuk meningkatkan skillnya.

3 Kerangka Dasar Taksonomi Bloom Hasil Revisi

Berikut ada 3 kerangka dasar untuk mencapai sebuah tujuan yaitu meningkatkan kemampuan intelektual hasil revisi :

  • Kognitif

Dalam domain kognitif ada beberapa tahapan yang harus dilalui sebagai berikut :

  • Pengetahuan

Pada level ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan mengingat kembali materi yang diberikan.

  • Pemahaman

Setelah seseorang mampu mengingat kembali tentang sesuatu hal atau ilmu pengetahuan. Level selanjutnya adalah untuk memahami ilmu tersebut dan menuliskannya kembali mengenai ilmu yang diperoleh.

  • Aplikasi

Pada level ini diharapkan setelah mengerti dan memahami, seseorang mampu untuk melakukannya pada hal yang nyata. Jika seseorang mendapatkan ilmu dalam bidang keuangan, maka diharapkan orang tersebut dapat menyusun sebuah laporan keuangan. Hal ini merupakan bentuk nyata bahwa orang tersebut sudah mengalami peningkatan level.

  • Analisa

Setelah seseorang tersebut memiliki pengetahuan, pemahaman dan dapat mengaplikasikan dalam bidang pekerjaan tertentu. Maka orang tersebut mampu untuk menganalisa dari setiap hal yang terjadi sesuai dengan kemampuan yang dimiliki.

Sebagai contoh nyata adalah jika orang tersebut mendapatkan ilmu mengenai keuangan, memahami dan dapat mengaplikasikannya dalam pekerjaan. Diharapkan orang tersebut mampu melakukan analisa yang berkaitan dengan keuangan dan dapat menemukan jika ada suatu masalah.

  • Evaluasi

Setelah seseorang tersebut mampu untuk melakukan pekerjaan sesuai dengan pengetahuannya dan dapat melakukan analisa dari setiap masalah. Maka hal selanjutnya yang harus dilakukan adalah meningkatkan level menjadi dapat melakukan evaluasi.

Sebagai contoh jika seorang staff perusahaan mampu mengerjakan pekerjaannya sesuai dengan pengetahuan dan dapat melakukan analisa. Maka tahapan selanjutnya adalah orang tersebut diangkat posisinya menjadi di atas staff karena jika seseorang mampu untuk melakukan analisa. Orang tersebut mampu untuk melakukan evaluasi sesuai pengetahuan yang telah dimiliki.

  • Mencipta

Pada umumnya seorang pencipta adalah seseorang yang telah sangat memahami dan mampu melakukan evaluasi dari sebuah pengetahuan yang dimiliki. Sebagai contoh jika seorang mekanik sangat memahami pekerjaannya dan dapat menganalisa serta mengevaluasi pekerjaannya.

Maka orang tersebut memahami kekurangan dan mampu menciptakan untuk menutupi kekurangan tersebut. Karena tidak ada sesuatu hal yang tidak memiliki kekurangan, oleh karena itulah peningkatan level diperlukan.

  • Afektif

Untuk segi afektif ada 6 tahapan :

  1. Menerima
  2. Merespon
  3. Nilai atau Penghargaan
  4. Organisasi
  5. Karakter
  6. Psikomotor

Pada pengelompokan berdasarkan kemampuan motorik ada 7 tahapan :

  1. Persepsi
  2. Kesiapan
  3. Respon
  4. Mekanisme
  5. Respon komplek
  6. Penyesuaian
  7. Penciptaan

Itulah tadi informasi mengenai revisi taksonomi bloom dan yang mengalami perubahan adalah pada penempatan posisi evaluasi dan mencipta pada ranah kognitif. Secara garis besar keseluruhan memiliki tujuan pendidikan yang masih sama yaitu untuk meningkatkan level agar seimbang atau sama rata.